Integrasi Kecerdasan Buatan di Sekolah Mulai Diterapkan Secara Bertahap

Surabaya, 20 Februari 2026 – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran mulai diterapkan secara bertahap di sejumlah sekolah menengah di Indonesia. Teknologi ini digunakan untuk membantu analisis hasil belajar siswa, personalisasi materi, hingga pemberian rekomendasi pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan individu.

Beberapa sekolah telah menguji coba platform berbasis AI untuk memetakan kelemahan dan kelebihan siswa dalam mata pelajaran tertentu. Sistem tersebut mampu memberikan soal latihan tambahan secara otomatis sesuai tingkat pemahaman masing-masing siswa.

Kepala sekolah di Surabaya menyatakan bahwa penggunaan AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. “Guru tetap menjadi pusat proses pendidikan. Teknologi hanya mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” ujarnya.

Namun demikian, pengamat pendidikan mengingatkan pentingnya regulasi dan pengawasan dalam penggunaan AI, terutama terkait perlindungan data pribadi siswa. Diperlukan pedoman yang jelas agar teknologi ini tidak menimbulkan risiko baru dalam sistem pendidikan.

Jika dikelola dengan baik, integrasi AI diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan nasional.

© 2026 Humas Sekolah Rakyat Terintegrasi 53 Pontianak